Pages

Selasa, 12 November 2013

TANAMAN HERBAL UNTUK OSTEOPOROSIS

ASHITABA UNTUK OSTEOPOROSIS

Pernah mendengar atau melihat tanaman asibata ? sebagian besar penduduk indonesia belum mengetahui mengenai tanaman ini. Tanaman ashitaba merupakan tanaman yang berasal dari jepang. Di jepang tanaman ashitaba di konsumsi sebagai sayuran. Tanaman ashitaba memiliki banyak potensi seperti untuk meningkatkan produksi sel darah merah, produksi hormon pertumbuhan serta meningkatkan pertahanan tubuh melawan infeksi, kanker, dan sebagai sumber antioksidan.tanaman ashitaba memiliki ciri seperti tanaman seledri tetapi tanaman ashitaba pohonnya lebih tinggi dari tanaman seledri. tanaman ashitaba berasal dari pulau hachijo ,jepang. Di asia tenggara khususnya indonesia tanaman ashitaba dapat ditemukan tumbuh dengan subur di daerah kecamatan sumbawa desa sembalum. Menanam dan memperbanyak tanaman asibata cukup dengan menggunakan biji yang dihasilkan oleh tanaman yang sudah berumur 3-4 tahun dengan cara disemai. Ashitaba memiliki kandungan vitami, mineral dan asam amino sehingga disebut tanaman multi fungsi.
APA MANFAAT TANAMAN ASHITABA ?
Menurut Wicaksono dan Syafirudin (2003) efek antioksidan ashitaba melebihi anggur,teh hijau maupun kedelai, yang berfungsi menjaga organ tubuh dan kerusakan sel akibat radikal bebas serta memperlambat proses penuaan. Selain untuk mengobati osteoporosis, asibata juga dapat menyembuhkan diabetes, asam lambung, hipertensi, jantung kororner, asma, liver, menurunkan kolestrol, ginjal, maag, menambah vitalitas dan penghambat virus HIV dan penghambat bakteri. Ashitaba juga dapat diberikan pada sapi untuk menambah produksi susu.

BAGAIMAN CARA PENGOLAHANNYA ?
Bagian tanaman yang digunakan adalah daun, batang dan umbi. Beberapa tanaman dicabut kemudian dipisahkan daun, batang dan umbi, masing- masing dicuci sampai bersih kemudian dikeringkan. Daun ashitaba dapat digunakan dalam keadaan mentah atau direbus sedangkan batang dan akar harus direbus terlebih dahulu lalu sari airnya diminum sebagai obat. Untuk penggunaan dalam bentuk serbuk, satu sendok teh serbuk dicampur dengan 150 ml air panas. Ashitaba dapat diolah menjadi simplisia, serbuk, bentuk kapsul dan teh ashitaba. 

DAFTAR PUSTAKA
Manoi,feri et Sembiring bagem Br(2011). Bul. Littro. Identifikasi Mutu Tanaman Ashitaba : Vol. 22 No. 2 Hal. 177 - 185



Title: TANAMAN HERBAL UNTUK OSTEOPOROSIS; Written by Unknown; Rating: 5 dari 5