Pages

Selasa, 12 November 2013

Si Hitam Pahit Penurun Kadar Asam Urat dalam Darah




Penyakit Asam Urat???
Penyakit asam urat merupakan istilah dari penyakit rematik artikuler. Penyakit ini terjadi karena kesalahan tubuh melaksanakan proses kimia sehingga kandungan asam urat dalam tubuh melebihi normal (hyperuricemia). Salah satu penyebab meningkatnya asam urat dalam darah adalah tingginya makanan yang mengandung purin. Selain itu, disebabkan ginjal tidak sanggup mengeluarkannya melalui air kemih. Kedua penyebab ini sudah semestinya menjadi sasaran dalam pengobatan asam urat. Dengan kata lain pengobatan asam urat tidak hanya memperhatikan produksi asam urat, tetapi juga harus memperhatikan cara pembuangannya.

Gejala
-           Kandungan asam urat dalam darah tinggi.
-           Munculnya penyakit komplikasi seperti encok asam urat yang akut. Akan terasa sakit yang luar biasa pada satu tulang sendi (biasanya pada kaki, lutut, lengan, atau tangan). Terlihat pada daerah sakit sendi membengkak, sangat lunak, dan kulit menjadi tegang mengilap.
-           Munculnya peradangan pada sendi. Hal ini diarenakan adanya kristal asam urat pada sendi. Istilah ini dikenal dengan trophaccous gout.
-           Adanya batu dalam ginjal yang berasal dari asam urat (Ca-urat).

Apa itu Kopi? Kandungannya? Manfaatnya?

Kopi merupakan salah satu alternatif minuman pilihan yang sangat digemari masyarakat Indonesia maupun negara lain selain teh. Kegemaran mengkonsumsi kopi sudah dilakukan turun temurun sejak jaman nenek moyang, bahkan dalam setiap jamuan makan baik acara formal maupun non formal, sajian kopi hampir tidak pernah dilupakan. Sebagian orang mengkonsumsi kopi sebagai salah satu minuman  kegemaran, sedang sebagian orang tidak menyukai minum kopi karena khawatir efek kopi terhadap kesehatan. Menurut masyarakat awam, kopi mampu menghilangkan rasa lelah dan terhindar dari rasa mengantuk, sedang menurut hasil penelitian ilmiah, kopi mampu menurunkan risiko diabetes mellitus, penyakit kardiovaskuler, kanker serta mampu menurunkan kadar asam urat darah. Hal tersebut karena kandungan polyphenol yaitu chlorogenic acid di dalam kopi, namun tetap perlu diperhatikan berapa cangkir kopi perhari yang diminum agar aman dan memberi efek baik bagi tubuh.
Kopi merupakan salah satu jenis polong-polongan dengan kandungan senyawa kompleks diantaranya kafein dan chlorogenic acid. Kafein termasuk alkaloid (C8H10O2N4.H20) dengan rumus kimia 1,3,7-trimethylxantine. Kafein bersifat diuretik, sedangkan chlorogenic acid merupakan senyawa polyphenol yang bekerja sebagai antioksidan kuat di dalam kopi. Dalam cangkir kopi robusta dengan 10 g bubuk kopi mengandung sekitar 100 mg kafein dan 200 mg chlorogenic acid.
Efek kafein dalam menghambat reseptor adenosin menyebabkan timbulnya beberapa efek kurang baik bagi tubuh. Di sisi lain, menurut beberapa hasil penelitian senyawa polyphenol yang terkandung di dalam kopi diantaranya chlorogenic acid mampu menghambat aktivitas enzim xanthin oxidase sehingga menurunkan kadar asam urat. Hal ini sesuai dengan hasil studi di Jepang dimana peminum 3-5 cangkir kopi perhari mempunyai kadar asam urat rendah.

Bagaimana Memanfaatkan Kopi untuk Menurunkan 
Kadar Asam Urat dalam Darah?
Cara memanfaatkan kopi untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya :
     1.     Sediakan kopi robusta atau kopi jenis apa saja secukupnya
    2.    Seduh 10 mg kopi robusta atau 2 sdt dengan 200 ml atau secangkir air panas
     3.    Konsumsi 3-5 cangkir sehari

Selamat mecoba dan rasakan manfaatnya ^^

Posted by : Rinda Ayu Dwi Apriska (22020112130105)



DAFTAR PUSTAKA
1.     Lelyana, Rosa (2008). Pengaruh Kopi Terhadap Kadar Asam Urat Darah Studi Eksperimen pada Tikus Rattus Norwegicus Galur Wistar. Program Pasca Sarjana Magister Ilmu Biomedik Universitas Diponegoro.
2.    Sustrani, Lanny; Alam, Syamsir dan Hadibroto, Iwan. 2004. Asam Urat. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
3.    Permadi, Adi. 2006. Tanaman Obat Pelancar Air Seni. Jakarta : Penebar Swadaya.

Title: Si Hitam Pahit Penurun Kadar Asam Urat dalam Darah; Written by Unknown; Rating: 5 dari 5